Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018

Puisi

Rindu Menyiksa Oleh benediktus batmomolin Malam terasa menyiksa ketika rindu mulai memaksa tak peduli pada senja yang bertutur dan pada setiap kata dalam bait pertama puisi ku Rindu memaksa mimpi tak menyurati kegelapan menjadi patner pertama saat sepi menghapiri #Nita28-06-2018

puisi

Nama-Mu adalah Mentari Oleh : benediktus batmomolin Kau bersua dengan bumi tuk menghangatkan setiap sajak dalam tulisanku dalam lamunan nada kau menggoreskan  cinta pada lembaran baru puisi ku Kau muncul saat bumi tak lagi membutukan malam saat cahaya lilin tak mampu menemani sepi Kau membuka mata tuk melihat kaki tuk menyusuri setiap lorong terjal karena namamu adalah mentari #Nita 05 Juni 2018

Puisi

Pergilah Oleh : benediktus batmomolin Pergilah dalam sepi walau rindu menyiksa Teguklah daraku kala dahaga mu kering Pergilah #Nita 04 Juni 2018

Puisi

Surat untuk Bunda Oleh Benediktus Batmomolin Dalam kata kita se-jalan, se-iramah dan se-nada          kau taburi benih rahmat           dalam jiwa-ku          kau sirami benih itu dengan           kasih dan sayang-mu Detik-detik waktu terus berlalu  namun cintamu tak lalu          benih yang kau tabur telah          berbuah kasih  Oh bunda ocehan itu tak lagi ku dengar,  hanya nada-nada syukur pada sang penabur yang telah mengirimmu pada ku #Nita 2 juni 2018